Mengapa kita selalu selalu merasaa insecure?
Silviana Dwi Fitrotul Isma
202110230311046
Fakultas
Psikologi, Universitas Muhammadiyah Malang
“Semua orangmempuai masa
proses sendiri-sendiri,
Mungkin prosesmu
lebih lama dari orang lain.
Namun, bukan berarti
kamu bodoh.”
Anna.sdfi
Pengantar
Hampir semua remaja
pasti pernah yang mengalami rasa tidak percaya diri, merasa kurang dengan
dirinya sendiri, bahkan selalu membanding-bandingkan kekurangannya dengan orang
lain. Sangat wajar jika para remaja mengalami hal-hal tersebut. Namun, kita
harus bisa mengatasi hal tersebut. Karena jika kita tidak bisa mengatasinya,
maka kita tidak akan mengalami pertumbuhan dan tidak bisa menjadi pribadi
dewasa yang siap menghadapi kerasnya kehidupan. Kita harus menyadari bahwa
tidak ada lagi yang sangat peduli denganmu kecuali diri kita sendiri. Mungkin
diantara kalian mempunyai Orangtua, pacar, bahkan sahabat yang selalu ada.
Tetapi, kita tidak bisa selalu meminta bantuan mereka karena mereka juga
mempunyai kehidupan sendiri. Itulah mengapa selflove itu sangat penting.
Apa
itu insecure?
Pasti
diantara kalian pernah merasakan insecure. Entah itu di sekolah, kampus, bahkan
di lingkungan pekerjaan. Incesure muncul ketika kita selalu
membanding-bandingkan kelemahan yang kita punya dengan kelebihan orang lain
yang mengakibatkan mengalami kekhawatiran bahkan ketakutan dengan masa depan.
Menurut
Asta (2019), insecure adalah tindakan dari adanya emosi apabila kita menilai
diri kita menjadi seorang inferior dari orang lain. Jadi, dapat aku simpulkan,
insecure adalah perasaan tidak nyaman atau aman yang pasti dirasakan oleh semua
orang dalam hidupnya.
Rasa tidak nyaman atau aman atau insecure ini dapat
membuat kita merasa kurang dengan diri sendiri sehingga merasa malu, bersalah,
bahkan sampai tidak memiliki kepercayaan diri untuk melakukan sesuatu yang
bahkan kegiatan yang disukai.
Apa
penyebab rasa insecure sendiri?
Beberapa factor yang dapat memicu
rasa insecure diantara lain :
1. Takut dengan kegagalan
dan penolakan
Salah satu penyebab utama rasa insecure adalah
takut akan kegagalan dan penolakan. Factor ini dapat muncul karena kita terlalu
takut dengan resiko dari keputusan yang diambil. Berdasarkan penelitian
menunjukkan bahwa pengalaman ditolak atau gagal dalam mewujudkan apa yang
diinginkan dapat membuat kita melihat diri kita daari sudut pandang yang
negative.
2. Sifat yang terlalu
perfeksionis
Pasti kita pernah merasa bahwa semua yang kita lakukan harus
terlihat sempurna di mata orang lain agar kita mendapatkan pujian atau
penghargaan dari orang lain. Standar yang tinggi membuat kita merasa selalu
kurang dengan kemampuan diri sendiri. Jika terus-terusan maka akan berdampak
pada kesehatan mental salah satunya depresi.
3. Kurang percaya diri
karena kecemasan sosial
Hal lain yang menjadi faktori risiko penyebab insecure
adalah kurang percaya diri. Banyak dari Anda mungkin pernah mengalami kurang
percaya diri dalam situasi sosial, seperti pesta, pertemuan keluarga,
wawancara, hingga kencan.Perasaan kurang percaya diri biasanya didasari rasa
takut akan dievaluasi atau dinilai kurang oleh orang lain. Akibatnya, Anda akan
menghindari situasi sosial dan mengalami perasaan insecure.
4. Pola asuh yang
kurang tepat
Insecure adalah
kondisi yang dapat disebabkan oleh orangtua yang terlalu kritis, lalai, atau
kasar.Kadang-kadang pengabaian juga dapat terjadi. Terutama pada keluarga
dengan banyak anak atau orangtua yang sibuk bekerja sepanjang
hari.Ketidakcocokan antara orangtua dan anak pun kerap terjadi. Hal ini dapat disebabkan
oleh sifat kedua pihak hingga ekspektasi orangtua yang berbeda dengan yang
diinginkan anak. Karena hal tersebut, rasa insecure dapat
timbul pada anak.
5. Korban bullying
Pada masa kanak-kanak, mungkin tanpa disadari kita pernah
menjadi sasaran bullying teman sekelas karena berbagai alasan, seperti cara
mereka melihat, tempat tinggal, cara berpakaian; dan perbedaan ras, agama, atau
etnis.Korban bullying biasanya akan mudah merasa
takut. Dalam jangka panjang, mereka akan mengalami kesulitan menjalin hubungan
dengan siapa pun. Hal tersebut dapat memicu perasaan insecure.
Bagaimana cara
mengatasi rasa insecure?
Masalah insecure ini tak bisa dianggap sepele. Jika
tidak dengan cepat ditangani akn berdampak kepada masalah kesehatan mental
health. Berikut adalah cara untuk mengatasi rasa insecure yaitu :
- Selalu Tingkatkan Rasa Percaya Diri
Meningkatkan rasa percaya diri menjadi cara yang bisa
dilakukan untuk mengatasi rasa insecure yang kamu alami.
Tidak ada salahnya untuk semakin mengenali diri kamu agar kamu semakin percaya
diri.
- Pilih Lingkungan dengan Suasana yang Baik
Tidak ada
salahnya untuk memilih lingkungan yang baik agar terhindar dari perasaan insecure.
Sebaiknya, pilihlah lingkungan yang membangun percaya diri dan body image kamu menjadi positif
agar terhindar dari kondisi insecure.
Itulah beberapa tips yang bisa dilakukan untuk meningkatkan
rasa percaya diri sehingga terhindar dari perasaan tidak aman alias insecure.
Yuk, mulai cintai diri sendiri agar selalu bahagia!
https://srcd.onlinelibrary.wiley.com/doi/abs/10.1111/j.1467-8624.1994.tb00796.x
Komentar
Posting Komentar